-
Feb 12
Tanggal 11 bulan pebruari 2010 kerja lagi libur. Sebelumnya sudah direncanakan akan keluar dengan si Dia. Pagi-pagi sudah bangun dan bersiap-siap untuk keluar. Dandan yang cantik tentu sudah menjadi kebasaan jika keluar dengan Dia :p . Walaupun si Dia tidak pernah menuntut untuk selalu tampil cantik. Karakternya suka dengan wanita apa adanya.
Setelah menunggu tidak terlalu lama, jam 10 pagi akhirnya dia datang. Masuk sebentar dan aku berikan kejutan yang seblumnya sudah saya janjikan. Penasaran dengan surprice nya? Bukan apa-apa seh, hanya baju hem putih yang khusus aku belikan buat dia. Dari raut wajahnya, dia sangat senang. Maklum lah, jarang-jarang aku belikan sesuatu untuk dia
. Langsung saja aku suruh pakai baju baru terebut.Perjalanan dimulai potong rambut si Dia. Aku sarankan untuk potong rambut ditempat biasa aku potong. Jaraknya tidak jauh. Hanya 5 menit menggunakan motor. Sampai disana, pegawai salon langsung menanyakan hajat kami. Langsung dech potong. Model apa ya? Pokoknya pendek dech.
Tujuan kedua adalah makan pagi. Makan apa? Bakso kepala sapi. Pernah tahu kan? Kalau tidak tahu gak apalah, saya juga tidak akan menjelaskan itu apa. karena itu bukan bahasan utama. Selesai makan kami berdua istirahat di rumah Dia. Memang sudah biasa seh saya bertamu ke rumah Dia. Kami istirahat sampai jam 6 sore. Yang menyebalkan adalah saya ditinggal tidur. Langsung saja saya bangunin dengan kasar. Sempat marah seh tapi akhirnya juga baikan lagi. Karena dia tidak suka dibangunin kasar. Habis saya mangkel.
Setelah jam 6 sore kami melanjutkan aktifitas lagi. Tujuan di alon-alon kota. Wuih, rame banget. Prtama menginjak alon-alon tujuan saya adalah beli batagor. Nyam,, nyam.. kemudian ada makanan aneh bagi saya, yaitu pentol korea. Wah jadi pengen nyoba. Ternyata enak juga. Habis makan kenyang kami pulang sekitar jam 9 malam. Capek banget rasanya. Langsung tidur sampai pagi.
Ops lupa, sebelum ke alon-alon, kami ke pasar dulu membeli peralatan kecantikan seperti bedak, pembersih dan sabun. Semuanya buat saya pastinya.
Artikel Yang Berhubungan
No CommentsLeave a Reply






